Beranda » Blog » Untung Rugi investasi Emas dan Properti

Untung Rugi investasi Emas dan Properti

Dipublish pada 21 December 2018 | Dilihat sebanyak 138 kali | Kategori: Blog

Bicara soal investasi, orang pasti cenderung untuk memilih investasi yang paling menguntungkan. Tak ada satu investor pun yang mau rugi kala mereka melakukan investasi, bahkan untuk investasi sekecil apa pun. Karena itu saat ini ada banyak sekali pilihan untuk kita berinvestasi. Berikut ini, kita akan bandingkan dua jenis investasi yang menguntungkan yakni antara investasi emas dan investasi properti, mana yang lebih menguntungkan?

Kalau kita melihat pelaku dua investasi ini, jelas bahwa investor kedua investasi ini merupakan segmen pasar yang berbeda. Karena kalau kita lihat dari kapital yang dibutuhkan, investasi properti jelas membutuhkan kapital yang jauh lebih besar. Karena untuk memulai investasi properti, minimal Anda membutuhkan dana puluhan hingga milyaran rupiah, sementara untuk investasi emas, Anda hanya cukup merogoh kocek Rp 600.000an (harga per gram emas) hingga yang tak terbatas. Nah, berikut ini mari kita bandingkan keuntungan dari kedua investasi ini.

Pertama, seperti yang dikatakan di awal, bahwa modal untuk memulai investasi emas jauh lebih terjangkau daripada modal mendapatkan properti. Sebab dengan uang ratusan ribu rupiah saja, Anda sudah dapat berinvestasi emas. Sementara untuk berinvestestasi properti minimal Anda butuh puluhan juta.

Kedua, investasi emas bersifat sangat liquid. Artinya, kapan saja Anda butuh dana, Anda dapat mencairkannya dengan cara menjualnya, bahkan Anda bisa bertransaksi dengan tetangga atau keluarga Anda karena nilainya yang tak terlampau besar. Bandingkan dengan properti, Anda perlu waktu untuk menjualnya kepada calon peminat, karena memang harganya yang sangat tinggi.

Ketiga, jika Anda membeli emas tak ada biaya apapun kecuali potongan administrasi penjualnya. Sedangkan jika Anda berinvestasi di bidang properti ada banyak biaya yang harus Anda keluarkan seperti biaya sertifikat, biaya perawatan bangunan, , cicilan ke bank dan yang terakhir adalah pajak bumi dan bangunan (PBB). Ketiga hal ini sama sekali tak akan Anda jumpai dalam investasi emas.

Keempat, harga emas sangatlah dipengaruhi oleh harga pasaran internasional, sementara pasar properti tidak dipengaruhi harga pasaran dunia. Artinya, investasi emas bisa dengan cepat meraih untung karena harga bisa tiba-tiba naik, namun juga beresiko karena harga juga bisa turun. Sementara properti punya kecendrungan selalu naik, walaupun tidak secepat emas.

Kelima, emas tidak memiliki keuntungan/income regular. Karena keuntungan emas baru bisa kita raih kalau kita menjualnya. Sementara properti bisa menghasilkan keuntungan regular, jika kita menyewakannya. Misalkan, sebuah rumah kita pakai sebagai tempat kos-kosan. Selain harganya melambung tinggi setelah masuk tahun-tahun berikut, tapi properti juga bisa kita tarik keuntungan pada tiap bulan. Keuntungan ini yang tidak bisa kita peroleh dari emas.

Dan yang keenam, dari sisi profit, profit dari investasi emas jelas akan kalah jauh dari bisnis properti. Hal ini karena modal yang dikeluarkan tadi juga sangat berbeda. Misalkan jika kita punya uang Rp 200 juta dan kita investasikan emas dengan perkiraan profit 3 -5 % per bulan, maka keuntungan yang didapat adalah Rp 6 – 10 juta. Namun tak selamanya harga emas naik. Sedangkan dengan uang yang sama, kemudian kita bangun kos-kosan tiga pintu, lalu kita hitung satu pintu Rp 500 ribu maka perbulan akan mendapat 1,5 juta dan tiap bulan kita dapat income pasif yang sama. Kalau investasi kita sebut saja 3 tahun maka 36 bulan x 1,5 juta, maka dalam tiga tahun kita memperoleh keuntungan Rp 54 juta lebih artinya aset kita sudah bertambah 25 %. Dalam tiga tahun bukan tidak mungkin aset properti bisa naik 300 %. Anggaplah dalam tiga tahun kenaikannya hanya 150 %, maka uang kita akan meningkat jadi Rp 300 juta, ditambah income pasif Rp 54 juta. Jadi kenaikananya tetap di angka 75% dari aset yang kita miliki.

Berdasarkan perbedaan dua investasi tersebut, jelaslah kita bisa tahu bahwa investasi properti jelas lebih menjanjikan. Maka, jika Anda memang punya keuangan agak lebih longgar, sebaiknya, Anda melakukan investasi di bidang properti, walaupun investasi Anda membutuhkan jangka waktu yang lebih panjang. Selamat berinvestasi. ()

 

Perencana Keuangan One Shildt Financial Planning Muhammad Andoko menuturkan, ketika berinvestasi juga perlu memandang konsep investasi yang dilihat dari dua hal. Pertama capital gain dari investasi tersebut. Kedua, reguler income.

Sumber : http://taman-emas.blogspot.com/2013/02/properti-vs-investasi-emas-logam-mulia.html

 

Bagikan informasi tentang Untung Rugi investasi Emas dan Properti kepada teman atau kerabat Anda.

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik dengan properti berikut ini:

Puri at kemang...

Rumah Dijual di Rumah
Rp 950.000.000
  • L.Tanah: 15 m2
  • L. Bangunan: 51 m2
  • K. Tidur: 2
  • K. Mandi: 2

River 8 residence warung Bunc...

Rumah Dijual di Rumah
Rp 1.500.000.000
  • L.Tanah: 22 m2
  • L. Bangunan: 90 m2
  • K. Tidur: 3
  • K. Mandi: 2

Prime Home at Pejaten...

Rumah Dijual di Jakarta Selatan
Rp 109.000.000 Nego
  • L.Tanah: 40 m2
  • L. Bangunan: 70 m2
  • K. Tidur: 4
  • K. Mandi: 3

KIrana House at Pejaten...

Rumah Dijual di Jakarta Selatan
Rp 700.000.000 Nego
  • L.Tanah: 19 m2
  • L. Bangunan: 46 m2
  • K. Tidur: 3
  • K. Mandi: 2

Apple Residence Apartemen...

Apartment Dijual di Apartemen
Rp 830.000.000
  • L.Tanah: 3100 m2
  • L. Bangunan: 30 m2
  • K. Tidur: 1 - 3
  • K. Mandi: 2
SIDEBAR
Jual beli rumah jadi mudah & cepat. Hubungi kami!